KUNJUNGAN INDUSTRI MAHASISWA TEKNIK GEOLOGI UIR KE LAPANGAN LANGGAK

Pada tanggal 10 dan 11 Januari 2017, Lapangan Langgak mendapat kunjungan dari Mahasiswa Teknik Geologi UIR. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang kegiatan yang dilakukan oleh perusahan migas. Peserta kunjungan ini terdiri dari 28 orang mahasiswa yang mengambil pembidangan jurusan geologi migas dan 3 dosen pendamping. Mahasiswa ini berangkat dari Pekanbaru, berkumpul di Kantor Sarana Pembaunan Riau, dan mendapatkan pengarahan dan penjelasan mengenai geologi Pekanbaru dari Direktur Operasional PT SPR, Bapak Ahmiyul Rauf. Pak Ahmiyul menyampaikan bahwa PT Sarana Pembangunan Riau selaku BUMD sangat mendukung kegiatan ini demi meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Riau terhadap besarnya sumberdaya alam migas Riau. Pak Ahmiyul ini pernah bekerja di Chevron selama 24 tahun, 2 tahun di BOB dan 8 tahun di Petronas sebagai geologist, dengan semangat menjelaskan tentang geologi Pekanbaru yang masih sedikit dipelajari karena kekurangan data.

Secara garis besar beliau menjelaskan setidaknya ada dua struktur geologi yang penting di Pekanbaru, struktur yang membentuk tinggian Minas, dan struktur Kota Batak. Dilihat dari morfologinya, daerah Pekanbaru terbagi menjadi dua yaitu daerah yang relatif flat (datar) dan daerah yang relatif tinggi. Daerah yang relatif flat terbentang dari Rimba Panjang hingga daerah MTQ. Daerah ini dipengaruhi oleh adanya subsidence atau penurunan permukaan tanah yang dipengaruhi oleh struktur yang membentuk tinggian Minas. Sedangkan daerah yang relatif tinggi dimulai dari daerah Bandara hingga ke Selatan Kota Pekanbaru, daerah tinggian ini dipengaruhi oleh adanya struktur Kota Batak.

Bapak Ikin Faizal selaku General Manager PT SPR Langgak menyampaikan bahwa PT SPR Langgak sangat mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk memajukan pendidikan di daerah di Riau, dan beliau berharap para mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuannya agar dapat bersaing didunia kerja nantinya terutama di industri Migas. Perjalanan menuju ke lapangan Langgak dimulai jam 09.00 Pagi dan sampai di Langgak sekitar pukul 12.00, sampai di Langgak dilanjutkan dengan Solat dan makan siang. Selanjutnya mahasiswa ini disambut oleh Kepala Operasi Produksi Lapangan Langgak (Bapak Jafaruddin Taman) dan safety induction oleh HSSE Officer SPR Langgak (Bapak Syafrizal). Pak Jafar selaku Kepala Operasi Produksi menyampaikan bahwa tidak semua mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan industri seperti ini, oleh karena itu diharapkan semua mahasiswa untuk banyak bertanya dan menyerap sebanyak-banayaknya penjelasan yang akan disampaikan agar bisa menambah wawasan di bidang industri Migas.

Pada saat safety induction, Pak Syafrizal selaku HSSE Officer menyampaikan bahwa pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) selama melakukan aktifitas di Lapangan Langgak agar terhindar dari kecelakaan, baik yang disebabkan oleh kegiatan maupun dari bahaya hewan liar yang ada di lapangan.  Setelah dilakukan safety induction selanjutnya diberikan penjelasan mengenai kegiatan operasi di SPR Langgak baik surface maupun sub surface beserta fasiltas yang operasi, terutama mengenai system di gathering station, artificial lift dan mengenai pola bisnis yang dilakukan perusahaan migas.

Kemudian dijelaskan juga mengenai usaha-usaha yang telah dilakukan SPR Langgak untuk menaikkan produksi diantaranya wellservice, workover, pengeboran sumur pengembangan dan steam. Sejak tahun 2010, SPR Langgak sudah melakukan 5 pengeboran sumur pengembangan dan semuanya sudah berhasil diproduksikan. Pada tahun 2014, SPR Langgak melakukan Steam injection dan berhasil menaikkan Produksi Sumur LGK#06 dari 2 BOPD menjadi 24 BOPD. Pengaruh steam ini juga terjadi pada sumur-sumur disekitarnya, secara total peningkatan produksi yang disebabkan oleh steam ini bisa mencapai 50 BOPD

Secara umum dijelaskan bahwa di lapangan Langgak, fluida dialirkan menggunakan artificial lift dari sumur ke gathering station. Ada tiga jenis artificial lift yang digunakan di lapangan Langgak yaitu, Beam Pump, ESP dan PCP. Beam Pump biasanya digunakan pada sumur vertical, PCP pada sumur directional dengan rate kecil dan ESP pada sumur-sumur yang miliki rate tinggi. Perawatan artificial lift ini dilakukan oleh karyawan PT SPR Langgak sendiri. Jika terjadi pompa failure maka akan dilakukan well service untuk dilakukan pergntian pompa. Berdasarkan statistik, well service ini dilakukan sekitar dua tahun sekali per sumur.

Di gathering station fluida dialirkan melaui gas boot untuk memisahkan gas dari fluida, selanjutnya fluida masuk ke wash tank untuk memisahkan air dan minyak, untuk mempercepat dan menyempurnakan pemisahan ditambahkan chemical. Selanjutnya minyak ini dialirkan melalui meter dengan menggunakan pompa shipping dan dialirkan menuju ke Petapahan.

Setelah mendapatan penjelasan, selanjutnya peserta dibawa melihat secara langsung fasilitas-fasilitas yang ada di lapangan Langgak, diantaranya gathering station (GS), ke Sumur yang menggunakan Beam Pump, PCP dan ESP. Kegiatan ini berakhir sekitar jam 17.00 yang ditandai dengan penyerahan sertifikat dari Teknik Geologi UIR yang diberikan oleh Ibu Yuniarti Yuskar, ST., MT selaku ketua Jurusan ke PT SPR Langgak yang diwakikan oleh Bapak M. Kamil dan selanjutnya peserta kembali ke Pekanbaru.

Ketua Panitia pelaksana dari Mahasiswa (Veridaus) menyampaikan testimoni bahwa mereka sangat senang dengan sambutan dan kesediaan dari PT SPR Langgak, dan merasa kunjungan industri ini sangat berguna untuk menambah wawasan dari setiap peserta terutama mengenai sistem operasi yang dilakukan oleh perusahaan migas.

 

 

 

 

 

Pages:
Edit